Kamis, 27 Agustus 2009

Pengantar

Kepemimpinan sebenarnya topic yang sudah sejak lama dibicarakan orang, bahkan menurut literature sudah dari tahun 30-an telah dilakukan penelitian oleh para ahli di Amerika. Memang pada dasarnya kepemimpinan itu sudah ada sejak manusia dijadikan, karena kepemimpinan pada hakekatnya adalah suatu usaha untuk mempengaruhi orang lain agar dapat mengikuti apa yang ia inginkan. Bukankah hal ini sebenarnya sudah dilakukan oleh semua orang? Pada saat seseorang mengajak orang lain untuk turut bersama-sama melakukan sesuatu untuk kepentingan bersama sebenarnya telah terajadi kinerja kepemimpinan mandiri. Kepemimpinan adalah soal bagaimana mempe-ngaruhi orang lain yang dipimpinnya, karena itu kepemim-pinan adalah hal yang sangat penting untuk dibahas. Apakah kepemimpinan itu suatu kepemimpinan yang formal pada suatu perusahaan, suatu institusi, organisasi atau kepemimpinan kelompok baik dalam keluarga atau pun kepemimpinan diri sendiri.

Pemimpin adalah orang yang melakukan proses kepemimpinan, yaitu proses untuk mempengaruhi, bekerja sama dengan orang yang dipimpin, memberitahukan arah mana yang harus dituju dan melakukan perubahan terhadap lingkungan orang orang yang dipimpinnya, maka nilai-nilai dasar yang dianut oleh seorang pemimpin menjadi sangat penting. Dalam buku ini baik pembahasan-nya dan juga pendekatannya mengacu pada prinsip-prinsip alkitabiah, karena itu penulis memberi judul “MEMIMPIN DENGAN HATI”. Maksud pembahasannya ialah bagai-mana melaksanakan metode kepemimpinan yang bersumber dari “hati” yang sudah diubahkan oleh Roh Kudus. Dalam teori-teori kepemimpinan, kajian tentang gaya dan metode kepemimpinan serta jenis-jenis kepemim-pinan, sangat beragam dan sudah begitu banyak dituliskan, namun penulis ingin membahas secara mendalam tentang gaya kepemimpinan dengan hati, karena apa pun metode-nya apa pun gayanya, semuanya tentu berasal dari hati. Hati adalah sumber segala sesuatu yang jahat dan yang baik. Hanya hati yang sudah diubahkan oleh Roh Kudus adalah hati yang akan menghasilkan buah-buah Roh, yang dapat dinikmati oleh sesame. Pemimpin yang memimpin dengan hati adalah pemimpin yang dapat membawa pengaruh yang baik dan mengubah sekitarnya ke arah yang lebih baik berdasarkan kasih sebagai salah satu dari buah Roh Kudus.

Sudah tentu buku ini masih banyak kekurangannya tetapi penulis berharap kiranya melalui buku sederhana ini, para pembaca dapat merenungkan kembali tentang siapakah diri kita sebenarnya, apakah sebagai pemimpin, baik pemimpin diri sendiri, keluarga, masyarakat, organisasi atau institusi apapun, sudah melakukan kepemimpinan dengan hati secara benar dan membawa kesejahteraan serta perubahan yang positif terhadap lingkungannya dan dunianya?.

Akhirnya, penulis sangat mengharapkan masukan masukan dari para pembaca, kiranya pada penerbitan berikutnya buku ini dapat lebih disempurnakan dan akan membawa kemulian bagi nama Tuhan.

0 komentar:

Poskan Komentar